Potret Kuningan – Organisasi sayap perempuan Partai Gerakan Rakyat, Perempuan Bergerak, resmi terbentuk di Kabupaten Kuningan. Kehadiran organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi sekaligus memperluas partisipasi perempuan dalam gerakan politik di tingkat daerah.

Perempuan Bergerak Kabupaten Kuningan resmi dibentuk pada Minggu, 4 Oktober 2026. Pembentukan dan penetapan kepengurusan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan, anggota, serta sejumlah simpatisan.

Dalam struktur kepengurusan yang ditetapkan, Hj. Nunung Nurhayati dari Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cigugur, dipercaya sebagai Ketua DPD Perempuan Bergerak Kabupaten Kuningan.

Nunung menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dan menggerakkan organisasi bersama seluruh jajaran pengurus.

“Saya hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, mendapat amanah dari Partai Gerakan Rakyat untuk memimpin Perempuan Bergerak di Partai Gerakan Rakyat,” ujar Nunung.

Ia menegaskan, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh kesungguhan untuk membangun dan mengembangkan organisasi Perempuan Bergerak di Kabupaten Kuningan.

“In Syaa Allah saya akan bekerja dan bergerak semaksimal mungkin, semampu saya untuk memajukan organisasi Perempuan Bergerak,” tambahnya.

Aktivitas politik dan pengorganisasian perempuan bukan hal baru bagi Nunung. Ia mengaku telah aktif dalam jaringan relawan pendukung Anies Baswedan sejak masa persiapan Pilpres 2024, termasuk tergabung dalam simpul relawan “Emak-Emak Anies” yang dipimpin Dadah Rokmana.

“Saya adalah militan Anies dari mulai pertama Pak Anies bergerak turun untuk mencalonkan Presiden 2024. Dari mulai awal saya terus bergerak sampai ke mana-mana, saya selalu hadir,” tutur Nunung.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan, Edi Sunaedi, menyambut positif terbentuknya Perempuan Bergerak. Ia berharap organisasi sayap tersebut dapat menjadi kekuatan baru dalam memperluas jaringan partai sekaligus memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput.

Menurut Edi, keberadaan Perempuan Bergerak juga diharapkan mampu menjadi wadah untuk mengorganisasi para simpatisan agar dapat terlibat lebih jauh dalam kerja-kerja politik Partai Gerakan Rakyat.

“Pertama saya mengucapkan selamat kepada sayap Partai Gerakan Rakyat yang telah terbentuk, yaitu Perempuan Bergerak,” ujar Edi.

“Melanjutkan bekerja untuk melakukan rekrutmen para simpatisan untuk digiring menjadi anggota Partai Gerakan Rakyat yang langsung masuk di dalamnya dan memberikan kontribusinya yang terbaik buat partai itu sendiri,” lanjutnya.

Edi juga menekankan pentingnya menjaga semangat gerakan dan konsolidasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kerja organisasi tidak boleh berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi harus terus bergerak hingga menyentuh masyarakat di tingkat bawah.

“Kita dari mulai saat ini harus terus bergerak sesuai dengan fungsinya sampai ke akar rumput, tanpa pamrih dan tanpa pikiran apa pun. Kita harus terus semangat sampai kepada akar rumput,” tutup Edi.***